Saturday, April 6, 2019

One Day Trip at Busan, Enough?



Perjalanan ke Busan ini udah agak lama sih, sekitar bulan agustus 2018 lalu. Ya, agak terlambat tapi siapa tahu bisa jadi referensi kamu kalau berencana jalan-jalan ke sana. Gue berangkat dari Seoul ke Busan menggunakan Ktx. Tiket kereta cepat ini gue beli dari websitenya langsung seharga +/- 1,6juta PP. Tips untuk kalian yang beli tiket via website, cetaklah semua lampiran yang dikirimkan ke email kalian. Dari hasil cetakan itu, kalian bisa langsung naik kereta pada jam yang kalian pilih tidak perlu ke loket pembelian lagi untuk menukarkannya dengan tiket fisik.



Salah satu kesalahan yang gue lakuin adalah hanya mencetak nomor buking dimana dengan pegangan itu gue ke loket pembelian yang petugasnya nggak bisa banget bahasa Inggris. Alhasil kita ketinggalan kereta. Yah batal ke Busan dong? No! Karena kita bisa naik kereta berikutnya tapi nggak dapet tempat duduk (seat by seat) tapi duduknya di gerbong kayak di MRT gitu, untungnya waktu itu kosong jadi bisa duduk deh

Udah mirip belum posenya kek di film Train to Busan? haha

Kemana aja sih enaknya untuk first timer?
Karena gue juga mengunjungi Busan untuk pertama kalinya dan agak mepet karena kejadian tiket yang gue certain diatas jadi gue hanya bisa ketiga tempat ini:

  1. Busan Gamcheon Culture Village
Adalah sebuah kawasan di Busan yang merupakan desa budaya seni. Desa ini didesain berwarna-warni sehingga sangat memanjakan mata saat melihatnya. Karena warna-warni ini juga desa ini diberi julukan Santorini-nya Korea. Tempat ini pada awalnya merupakan perkampungan dilereng bukit. Bener banget sih, setelah turun dari bus, gue harus berjalan menanjak gitu sekitar 20-30 menit jalan santai ya. So, pastiin kalian udah isi perut dulu sebelum main ke tempat ini karena lelah bisa melanda haha. Ada apa aja sepanjang kawasan ini? Ada berbagai macam jajanan, rumah yang dicat warna-warni, beberapa spot foto favorit sampai toko sovenir. Pokoknya satu paket deh.

Santorini-nya Korea

On the way to Gamcheon Culture Village

Iconic Gamcheon Culture Village, ekornya ya bukan gue haha

Nemu di lapak orang pas lagi jajan 

Tangga aja lucu begini, nggak tahan kalau nggak pose

  1. Oryukdo Skywalk
Pada awalnya tempat ini bernama Seungdumal karena bentuknya menyerupai sebuah pelana. Skywalk ini sudah selesai dibangun pada bulan september 2012 di area Seungdumal yang dipandang sebagai titik pemisah antara laut timur dan laut selatan. Satu bulan kemudian Skywalk ini sudah mulai beroperasi alias bisa dikunjungi oleh umum dengan mengusung tema 'Berjalan diatas langit' (source google)

Oryukdo Skywalk (1) source google

Oryukdo Skywalk (2) source google

Oryukdo Skywalk (3) source google

Waktu gue kesana sayangnya skywalk ditutup karena hujan. Katanya sih bahaya kalau dibuka untuk umum. Material pijakan kakinya berupa kaca yang bisa aja licin dan lo bisa terjatuh. Selain itu, pastikan juga kamu datang sebelum jam 17.30 waktu setempat ya, karena tempat ini hanya beroperasi sampai pukul tersebut. Kecuali pada musim panas, skywalk akan ditutup pukul 19.00.

  1. Samjin Amook Fish Cake
Sebelum pulang ke Seoul, gue mengisi amunisi dulu. Perjalanan pulang akan memakan waktu sekitar 2,5 jam dari Busan - Seoul. Gue memutuskan untuk mengunjungi salah satu tempat cemilan yang lagi rame di sosial media, namanya Samjin Amook Fish Cake. Semua makanan terbuat dari odeng yang dikombinasikan dengan makanan lain seperti jalapeno, daging sapi, daging babi, keju bahkan paprika. Nah enaknya makan ditempat ini, lo bisa panasin sendiri makanannya sambil mengambil kuah celupan yang sudah disediakan. Harga setiap fish cake sekitar 15-20rb per bijinya.

Samjin Amook (1) source google

Samjin Amook (2) source google

Samjin Amook (2) Semua makananya bikin ngiler source google

Ah iya, ada kabar gembira nih buat kalian. Samjin Amook ini sudah buka di Jakarta loh. Tepatnya di Mall Central Park dan Mall Senayan City (soon) untuk menu sudah disesuaikan dengan Indonesia ya menjadi halal food.

Jadi, cukup nggak sehari aja jalan-jalan di Busan? Jawabannya nggak! Karena jarak yang jauh antar tempat wisata, alat transportasi yang cukup terbatas, rata-rata pakai bus kota. Jadi ada baiknya lo nginep minimal sehari di Busan supaya lebih banyak tempat yang bisa dikunjungi.


Cheers,
Jangan lupa bahagia, Kawans!



2 comments:

  1. Wooow... busan alangkah jauh dan mahalnya engkau :)
    Tapi dengan cerita ini kita jadi tau sedikit banyak ttg Busan ya sis :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha jauh yaa. Tapi memang bagus sih. Semoga someday bisa ke sana yaa 🙏

      Delete