Tuesday, January 9, 2018

Hello 2018!

Hi gengs! Long time no see.

Sudah hampir setengah tahun nggak menulis di blog ini. Untung nggak lapuk ya! Walau sudah memasuki minggu kedua di tahun 2018, saya mau sedikit merangkum beberapa kejadian di tahun lalu dan sesuatu yang sedang saya persiapkan pada tahun ini.

Siapa yang punya resolusi tiap tahun? Yang isi resolusinya hampir mirip tiap tahun, kalau nggak soal jodoh ya soal kerjaan*ayoangkattangan* termasuk saya juga kok. Diakhir tahun kemarin, saya menutup tahun masih dengan status yang sama jomblo dan belum resign! ugghhhhhh


Saturday, October 14, 2017

Balanced Eating



            Menjalani hidup sehat itu susah-susah gampang. Gimana nggak? Variasi makanan yang ditawarkan makin beragam. Mau makanan pedas, manis, gurih ala Asia, Amerika, atau Eropa, kamu tinggal pilih dan ngedapetinnya juga gampang plus bantuan teknologi. Serba online! Tapi sayangnya, segala kemudahan dan kenikmatannya belum tentu ‘baik’ untuk tubuh kamu. 


I love to eat (source google)

Monday, October 9, 2017

Hidup Sehat dari Sekarang, Bermanfaat hingga Masa Tua


Tulisan ini masih seputar kesehatan dan gaya hidup. Bermula melihat kondisi teman-teman yang ‘hobi’ sakit, berujung pada sebuah pengamatan. Mulai dari sarapan sampai makan malam. Setelah diamati, bisa ditarik kesimpulan bahwa salah satu penyebabnya ada salah satu waktu makan yang dilewatkan, sengaja maupun tidak. Mungkin bagi sebagian orang, melewatkan salah satu jam makan nggak menimbulkan efek apapun. Tapi bisa jadi masalah besar bagi yang lainnya.





Kok bisa ya jam makan kelewat? Kalau saya sih inget terus, malah nunggu-nunggu haha. Ada banyak alasannya, diantaranya: sibuk, males makan, takut gendut, atau nggak selera makan. Apalagi bagi cewek, takut gendut itu menjadi momok menakutkan. But hey, melewatkan satu kali jam makan nggak membuat kurus lho, kalaupun iya jadi kurus, tetap fit dan sehat? ………………………… (bisa diisi sendiri jawabannya)


I love to eat (source google)

Friday, September 29, 2017

High Expectations, High Disappointed too?


Gila yah nggak nyangka aja jadinya kayak gitu.”
“Gue cuma bisa geleng-geleng sama kelakuannya.”

                Pernah mengucapkan pernyataan diatas? Atau malah menerimanya dari oranglain? Kira-kira penyebab timbulnya pernyataan tersebut apa sih? Beberapa kemungkinannya :

1.       Memiliki harapan yang tinggi terhadap seseorang atau sesuatu
2.       Terlalu percaya
3.       Nggak punya kecurigaan

 Source google

Wajar? Tentu saja. Memiliki pikiran yang positif itu penting, apalagi harapan yang positif. Tapi masalahnya, apakah harapan tersebut terlalu tinggi untuk ditetapkan apalagi diraih?





Misalnya : Seseorang datang on time ke acara jamuan makan.
Kondisi diatas bisa terjadi dengan harapan seperti berikut
1.       Acara tersebut bisa mulai on time juga
2.       Nggak mau membuat orang lain merasa nggak nyaman dengan keterlambatan kita
3.       Nggak suka kalau orang lain datang telat, so kita terapkan dulu ke diri sendiri.


Tuesday, September 26, 2017

Menjadi Besar atau Kecilkah Duniamu dengan Benda ini?



Q : Kamu punya smartphone?
A : Punya
Q : Aplikasi apa yang paling sering kamu buka di smartphone?
A : Whatsapp, Instagram, Line, kadang online news. Banyaknya sosial media.
Q : Berapa jam/hari kamu bermain dengan hp?
A : More than 10 hours, tapi nggak nonstop.
Q : Nggak bosen?
A : Nggak sih
Q : Pusing nggak lama-lama lihat layar sekecil itu?
A : Kadang-kadang, but I have fun with this.
Q : Pilih mana, ketinggalan dompet atau handphone?
A : Kayaknya mending dompet aja deh. Nanti bisa pesen ojek online nganterin atau pinjem temen kalau kepepet.

Source google

                Apakah kamu mengalaminya? Saya rasa sebagian orang terutama yang hidup di kota besar pasti mengalaminya. Menikmati kecanggihan teknologi lewat sebuah benda kecil yang kita kenal dengan smartphone. Dengan kecanggihan yang ditawarkan terbukti memberikan kemudahan dari berbagai aspek. Sebut saja informasi yang up to date sampai belanja online semua bisa dilakukan dengan benda tersebut. Tanpa harus menembus jalanan macet, susahnya mencari parkir kendaraan dan berjalan kaki menyusuri toko demi toko. Mudah, praktis dan cepat.